Desa Panambangan kembali menorehkan kebanggaan melalui prestasi gemilang generasi mudanya. Salah satu sosok inspiratif tersebut adalah Hasna Maulidiana Rohman, putri berbakat yang berhasil mengharumkan nama desa melalui seni tari tradisional, khususnya tari Jaipong.
Hasna Maulidiana Rohman lahir pada 19 November 2018, merupakan putri dari Bapak Abdul Rohman dan Ibu Nopita Sugandawati. Meski usianya masih sangat belia, Hasna telah menunjukkan bakat, semangat, dan dedikasi luar biasa dalam melestarikan budaya daerah melalui seni tari.
Berbagai prestasi membanggakan telah diraih oleh Hasna di tingkat daerah hingga provinsi. Ia berhasil meraih Juara Umum Pasanggiri Jaipong Kuningan, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitas dan kemampuan luar biasa dalam membawakan tari Jaipong. Selain itu, Hasna juga meraih Juara 3 Festival Putri Jaipong, yang semakin menegaskan eksistensinya sebagai penari muda berbakat.
Tidak hanya itu, Hasna turut menorehkan prestasi dengan meraih Juara 3 Tari Tradisional Kreasi Nusantara Kota Cirebon, serta Juara 2 Pasanggiri Jaipong Tunggal Tingkat Jawa Barat. Prestasi-prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa anak desa mampu bersaing dan berprestasi di tingkat yang lebih luas.
Keberhasilan Hasna Maulidiana Rohman menjadi inspirasi bagi anak-anak Desa Panambangan lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan mencintai budaya bangsa. Pemerintah desa dan masyarakat Panambangan patut berbangga atas pencapaian ini, serta diharapkan dapat terus memberikan dukungan bagi tumbuh dan berkembangnya potensi generasi muda.
Semoga prestasi Hasna menjadi langkah awal menuju capaian yang lebih tinggi di masa depan, sekaligus menjadi simbol bahwa Desa Panambangan kaya akan bakat dan prestasi.
@NS19